Arkeolog: "Hobbit" Pernah Huni Sulawesi



CANBERRA - Para arkeolog menemukan alat-alat kuno berupa batu prasejarah di Talepu, di Sulawesi, Indonesia. Menurut mereka, temuan itu menunjukkan bahwa ada manusia misterius yang dijuluki “Hobbit” pernah menghuni pulau itu sebelum spesies Homo Sapiens.

Para ilmuwan dari University of Wollongong, Australia, pada Rabu lalu mengumumkan penemuan alat-alat batu yang umurnya berkisar 118.000 tahun di sebuah situs yang disebut Talepu di Pulau Sulawesi tersebut. Namun, mereka tidak menemukan fosil dari individu-individu yang mereka sebut manusia misterius.

”Kami sekarang memiliki bukti langsung bahwa ketika manusia modern tiba di Sulawesi, seharusnya antara 60.000 dan 50.000 tahun yang lalu dan dibantu oleh perahu, mereka harusnya menjumpai kelompok manusia kuno yang sudah ada di pulau itu jauh hari sebelumnya,” kata Gerrit van den Bergh, salah satu arkeolog dari universitas itu, seperti dikutip Reuters, Sabtu (16/1/2016).

Pada 2004, ada temuan fosil Homo Floresiensis di sebuah gua di Flores. Tinggi tubuh fosil itu sekitar 1,1 meter yang menggunakan alat-alat untuk memburu gajah kecil. Temuan itu mengejutkan komunitas ilmuwan.

”Seperti di Flores, di mana Homo Floresiensis berevolusi dalam kondisi terisolasi selama hampir 1 juta tahun, Sulawesi bisa juga memendam sebuah garis keturunan manusia yang terisolasi. Dan pencarian fosil yang tersisa dari pembuat perkakas Talepu sekarang terbuka,” ujar Gerrit van den Bergh.

Para ilmuwan bersemangat untuk mengungkap sejarah manusia yang pernah tinggal di pulau itu.”Pulau-pulau besar seperti Flores, Sulawesi, Luzon, dan mungkin yang lainnya bisa menjadi percobaan alami dalam evolusi manusia, dan bisa melempar ‘cahaya baru’ pada evolusi manusia pada umumnya,” imbuh dia.